Artikel Pop Culture

Dari Make Love Not War hingga Song for Priders, jejak album MCPR

Dari Make Love Not War hingga Song for Priders, jejak album MCPR
Ilustrasi AI/Bicara Blitar

Blitar – Sepanjang perjalanannya, MCPR telah merilis tiga album utama yang mewakili evolusi musik dan pesan yang mereka usung. Album pertama, ‘Make Love Not War’, dirilis pada 2012 bersamaan dengan pergantian nama band dari Mooca Caboel menjadi MCPR.

Album kedua, ‘Sekarang Saatnya’, dirilis pada 30 Agustus 2019 dan diluncurkan di Teater Arena Taman Budaya Jawa Tengah dengan dihadiri ribuan penggemar. Momen peluncuran ini turut melibatkan sejumlah band lain seperti Rebellion Rose, The Delgaddo, Kmzeronine, dan The Glow.

Lagu-lagu yang jadi viral di media sosial

Album ketiga, ‘Song for Priders’, dirilis pada 2023 dan menandai evolusi lebih lanjut dalam gaya musik dan lirik MCPR. Sejumlah lagu ikonik seperti ‘Punk Is Attitude’ bahkan sempat viral di TikTok dan komunitas punk Indonesia secara luas.

Adhitia Sofyan rayakan hampir dua dekade bermusik lewat showcase After All This Time 2.0

Video musik ‘Komunitasku’ dan ‘Jaga Api Jangan Padam’ juga tercatat telah ditonton ratusan ribu hingga lebih dari satu juta kali di YouTube, menegaskan basis penggemar MCPR yang loyal dan terus berkembang dari waktu ke waktu.

Fakta unik

Fakta menarik, lagu ‘Jaga Api Jangan Padam’ diciptakan gitaris MCPR, Hendra, secara spontan di sela-sela proses rekaman lagu lain di sebuah studio di Sukoharjo, terinspirasi dari cacian dan stigma yang mereka terima sebagai band punk.

Aruma, musisi indie yang rilis singel Jalan Buntu
Lihat Semua Artikel Bicara Blitar
×