Blitar – Over Distortion merupakan salah satu nama yang cukup disegani di skena hardcore punk Indonesia. Band asal Sleman, Yogyakarta ini dikenal lewat riff gitar yang penuh distorsi, ketukan drum yang menghentak, serta vokal mentah khas hardcore punk.
Formasi Over Distortion terdiri dari Ashari Hason pada bass dan vokal, Fahmi Amek Muzaki pada gitar dan vokal, serta Dipura Angga pada drum dan backing vocal. Ketiganya konsisten membawakan musik dengan semangat DIY yang menjadi ciri khas komunitas hardcore punk sejak awal kemunculan genre ini.
Lirik penuh kesadaran sosial dan politik
Karya-karya Over Distortion dikenal sarat muatan sosial dan politik, mencerminkan kegelisahan anak muda terhadap kondisi di sekitar mereka. Semangat pemberontakan yang diusung tidak hanya soal musik yang keras, tetapi juga sikap DIY yang menolak jalur industri musik arus utama.
Karakter musik mereka memadukan energi punk dengan sentuhan melodi indie rock, menciptakan suara yang tetap terasa personal di tengah hentakan instrumen yang keras.
Fakta unik
Fakta menarik, Over Distortion pernah merilis album bertajuk ’10 Tahun di Barisan’, menandai konsistensi mereka bertahan di skena hardcore punk selama satu dekade lebih, sebuah pencapaian yang tidak mudah bagi band indie yang mengandalkan jalur independen.

