Blitar bukan sekadar kota kelahiran sang Proklamator. Wilayah yang berada di kaki Gunung Kelud ini menyimpan ragam destinasi wisata yang lengkap, mulai dari peninggalan sejarah, panorama alam, hingga wisata edukasi yang ramah keluarga. Tidak heran jika Kota Patria ini selalu masuk daftar tujuan favorit wisatawan dari Surabaya, Malang, hingga luar Jawa Timur.
Berikut sepuluh destinasi wisata di Blitar yang wajib masuk daftar kunjungan Anda.
1. Candi Penataran
Berlokasi di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Candi Penataran merupakan kompleks candi Hindu terluas di Jawa Timur. Candi yang juga dikenal dengan nama Candi Palah ini diperkirakan dibangun pada masa Kerajaan Kadiri sekitar tahun 1200 Masehi dan terus digunakan hingga era Majapahit.
Relief-reliefnya yang menggambarkan kisah Ramayana menjadi daya tarik utama bagi pencinta wisata sejarah.
2. Makam Bung Karno
Kompleks Makam Bung Karno di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, menjadi tempat peristirahatan terakhir Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno. Bangunan utamanya berbentuk joglo khas Jawa dan dilengkapi perpustakaan serta museum yang menyimpan koleksi pribadi Bung Karno. Tempat ini ramai dikunjungi peziarah sepanjang tahun.
3. Kampung Coklat
Berada di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kampung Coklat menawarkan pengalaman wisata edukasi sekaligus rekreasi keluarga. Pengunjung dapat menyaksikan langsung proses budidaya kakao hingga pengolahan menjadi cokelat siap santap. Berbagai produk olahan cokelat juga bisa dibeli sebagai oleh-oleh.
4. Perkebunan Teh Sirah Kencong
Wisata agro yang berada di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, ini terletak pada ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut. Hamparan kebun teh yang dikelola PTPN XII ini menyuguhkan pemandangan hijau yang menyejukkan, lengkap dengan air terjun dan spot foto kekinian.
5. Pantai Tambakrejo
Pantai yang berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, ini sudah lama menjadi ikon wisata bahari Blitar. Hamparan pasir putih, ombak yang relatif tenang, serta keberadaan tempat pelelangan ikan menjadikan Tambakrejo cocok untuk wisata keluarga sekaligus berburu seafood segar.
6. Istana Gebang
Istana Gebang atau Ndalem Gebang merupakan rumah masa kecil Bung Karno yang berada di Jalan Sultan Agung, hanya sekitar 2,5 kilometer dari Makam Bung Karno. Interior rumah masih dipertahankan seperti aslinya, sehingga pengunjung dapat merasakan suasana masa lalu sang Proklamator.
7. Telaga Rambut Monte
Telaga jernih berwarna biru tosca ini berada di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari. Selain menawarkan keindahan air yang memukau, kawasan ini juga memiliki situs Candi Rambut Monte yang konon merupakan tempat pemujaan pada masa Kerajaan Majapahit. Ratusan ikan sengkarin yang dianggap keramat menjadi penghuni utama telaga ini.
8. Kebun Belimbing Karangsari
Agrowisata Belimbing Karangsari di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, mengajak pengunjung memetik langsung buah belimbing dari pohonnya. Selain belimbing segar, pengunjung juga bisa membawa pulang produk olahan seperti sirup, dodol, hingga keripik belimbing.
9. Monumen PETA
Monumen ini dibangun untuk mengenang perlawanan tentara PETA terhadap pasukan Jepang pada 14 Februari 1945. Berlokasi di Kelurahan Bendogerit, monumen ini dilengkapi patung tokoh-tokoh pemberontakan seperti Shodanco Supriyadi yang menjadi simbol semangat perjuangan rakyat Blitar.
10. Pantai Serang
Pantai yang terletak di Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo, ini menjadi salah satu destinasi paling ramai di pesisir selatan Blitar. Keindahan matahari terbenam di Pantai Serang kerap disebut sebagai salah satu yang tercantik di Bumi Penataran. Setiap September, pantai ini menjadi pusat penyelenggaraan Serang Festival.
Sepuluh destinasi di atas adalah pintu masuk untuk mengenal Blitar lebih dekat. Setiap tempat menawarkan cerita dan pengalaman yang berbeda, sehingga satu kali kunjungan saja sering terasa kurang. (Ko)

