Aceh Tamiang – Aroma masakan rempah yang menggugah selera menyeruak dari area dapur umum di Dayah Al-Musthafa, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Kamis, 19 Februari 2026.
Menariknya, pemandangan di dapur ini memperlihatkan kolaborasi erat antara tim relawan PCNU Kabupaten Blitar dengan ibu-ibu warga sekitar yang bahu-membahu menyiapkan konsumsi bagi penyintas bencana dan para relawan.
Kesibukan ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan untuk memastikan kebutuhan pangan warga terdampak tetap terpenuhi selama menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Para ibu dari lingkungan sekitar tampak sangat antusias mengolah bahan makanan, sementara tim relawan membantu koordinasi dan penyediaan logistik.
Dari keterangan salah satu juru masak, bahwa operasional dapur umum kali ini menargetkan penyediaan 400 porsi makanan setiap harinya.
Ia merinci bahwa jumlah tersebut dibagi menjadi dua sesi, yakni 200 porsi untuk berbuka puasa dan 200 porsi untuk santap sahur.
“Ini bagian dari menjaga semangat kebersamaan di masa pemulihan,” ujarnya.
Setelah seluruh masakan matang, tim relawan dan warga segera mengemas hidangan tersebut untuk dibagikan secara tertib sebelum waktu berbuka tiba.
Distribusi serupa juga dilakukan kembali saat menjelang waktu sahur agar para penyintas dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan bugar.
Keterlibatan aktif warga lokal dalam dapur umum ini menjadi bukti bahwa proses bangkitnya Aceh Tamiang pascabencana banjir didukung oleh solidaritas yang kuat. (nu/blt)

