Artikel Berita

RSUD Srengat layani lebih dari 81 ribu pasien sepanjang 2024

RSUD Srengat layani lebih dari 81 ribu pasien sepanjang 2024

RSUD Srengat layani lebih dari 81 ribu pasien sepanjang 2024 (Foto: Ilustrasi AI/Bicara Blitar)

Blitar – RSUD Srengat mencatat pelayanan terhadap 81.839 pasien sepanjang 2024, jumlah yang jauh lebih besar dibanding RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Data ini menegaskan RSUD Srengat sebagai salah satu rumah sakit dengan volume pasien tertinggi di Kabupaten Blitar, berdasarkan publikasi BPS Kabupaten Blitar (Sumber: BPS Kabupaten Blitar).

Kapasitas 145 Zal dengan 169 Tenaga Medis

Untuk melayani puluhan ribu pasien tersebut, RSUD Srengat didukung kapasitas 145 zal dan 169 tenaga medis. Meski kapasitas zal dan tenaga medisnya lebih kecil dibanding RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, jumlah pasien yang dilayani justru jauh lebih banyak, kemungkinan mencakup pasien rawat jalan dalam volume besar.

Tingkat Kematian Pasien 2,47 Persen

Dari total pasien yang dirawat inap di RSUD Srengat sepanjang 2024, tercatat sekitar 2,47 persen di antaranya meninggal dunia selama masa perawatan, angka yang lebih rendah dibanding RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Perbedaan ini bisa dipengaruhi berbagai faktor, termasuk jenis kasus medis yang ditangani masing-masing rumah sakit.

1.017 rumah makan berdiri di Kabupaten Blitar 2025

Rujukan Strategis Wilayah Tengah Kabupaten

Lokasi RSUD Srengat yang berada di kawasan tengah Kabupaten Blitar menjadikannya rujukan strategis bagi warga dari berbagai kecamatan sekitar, termasuk Wonodadi, Udanawu, Ponggok, dan Sanankulon yang relatif mudah menjangkau fasilitas ini.

Dua RSUD Saling Melengkapi Layanan

Kombinasi RSUD Ngudi Waluyo Wlingi dan RSUD Srengat yang saling melengkapi dari sisi cakupan wilayah menjadi kekuatan penting sistem kesehatan Kabupaten Blitar, memastikan warga dari berbagai penjuru kabupaten memiliki akses layanan kesehatan rujukan yang relatif merata dan terjangkau. Data selengkapnya mengenai layanan RSUD Srengat bisa diakses publik lewat situs resmi blitarkab.bps.go.id bagi warga yang membutuhkan referensi sebelum berobat ke fasilitas kesehatan ini.

Angka-angka ini membuktikan bahwa di balik statistik resmi, tersimpan cerita nyata tentang kemajuan dan tantangan pembangunan yang terus dihadapi Kabupaten Blitar dari tahun ke tahun. Keterbukaan data semacam ini diharapkan terus konsisten dipublikasikan setiap tahun, menjadi rujukan penting bagi pemerintah, akademisi, dan masyarakat luas dalam memahami dinamika pembangunan Kabupaten Blitar.

Kanigoro pimpin pertumbuhan rumah makan di Kabupaten Blitar

Sinergi antara keterbukaan data pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat diharapkan mampu mendorong pembangunan Kabupaten Blitar yang semakin merata dan berbasis bukti nyata di lapangan. Konsistensi pembaruan data ini menjadi warisan informasi berharga bagi generasi pengambil kebijakan berikutnya di Kabupaten Blitar, sekaligus modal penting perencanaan pembangunan jangka panjang.

Warga Kabupaten Blitar diharapkan semakin melek data, sehingga mampu memanfaatkan informasi resmi seperti ini demi kepentingan pribadi maupun kemajuan bersama daerah tercinta. Data resmi seperti ini menjadi pengingat bahwa perencanaan pembangunan yang baik selalu berpijak pada fakta lapangan, bukan sekadar asumsi maupun perkiraan tanpa dasar yang jelas.

Semoga publikasi data resmi semacam ini terus konsisten dilakukan setiap tahun demi transparansi pembangunan Kabupaten Blitar ke depannya.

2.004 industri kerajinan kayu tersebar di Kabupaten Blitar

×