Artikel Berita
Beranda » PMII Rayon El-Freire UNU Blitar gelar kelas persidangan untuk persiapan RTAR

PMII Rayon El-Freire UNU Blitar gelar kelas persidangan untuk persiapan RTAR

Kelas persidangan PMII Rayon El-Freire Komisariat UNU Blitar Minggu pagi, 16 November 2025. (Dok. PMII Rayon El-Freire UNU Blitar)

Blitar – PMII Rayon El-Freire Komisariat UNU Blitar menggelar Kelas Persidangan sebagai bentuk persiapan menuju Rapat Tahunan Anggota Rayon (RTAR).

Kegiatan berlangsung di Pendopo Islam Nusantara Sekardangan, Papungan, Kanigoro, Kabupaten Blitar, Minggu pagi, 16 November 2025.

Ketua Rayon PMII El-Freire Afifatul Izzatil Husna, menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar untuk membekali anggota agar memahami mekanisme persidangan pada forum tertinggi tingkat rayon tersebut.

Untuk meningkatkan skill menulis berita, LPM Bhanu Tirta adakan Kelas Menulis

“Kelas persidangan ini sebagai persiapan untuk menunjang RTAR yang diadakan sebentar lagi,” ujarnya.

Menurut Afifah, pemahaman tentang mekanisme dan alur persidangan sangat penting agar peserta tidak kebingungan ketika forum berlangsung.

“Dengan adanya kelas persidangan ini, kita bersama-sama belajar agar tak kebingungan ketika persidangan nanti,” tambahnya.

Artikel: Studi pustaka tentang pembelajaran PKn di sekolah dasar

Kegiatan menghadirkan Bahrul Ulum, Demisioner Ketua Rayon PMII Soeprijadi 2023–2024 Komisariat UNU Blitar, sebagai pemateri. Ia memaparkan aturan, mekanisme, hingga istilah-istilah persidangan secara detail dan mudah dipahami.

“Dalam persidangan terdapat peserta penuh yang memiliki hak suara dalam menentukan keputusan sidang,” jelas Ulum.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, sesi kelas ditutup dengan simulasi persidangan yang melibatkan seluruh peserta. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif sepanjang sesi berlangsung.

Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam mengatasi perilaku bullying di SD, artikel mahasiswa UNU Blitar

Salah satu peserta, Rahma, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru dari kegiatan tersebut.

“Saya baru tahu di dalam persidangan itu ada aturan dan mekanismenya. Tak asal gerak aja,” katanya.

Penulis: Bima Dwi Baskara

Profesionalisme guru dalam pendidikan modern, ditulis mahasiswa PGSD UNU Blitar

×