Artikel
Beranda » Pelatihan Komunikasi Efektif untuk Tunanetra di Blitar

Pelatihan Komunikasi Efektif untuk Tunanetra di Blitar

Buka Puasa Bersama antara Volunteer Pendampingan, Tunanetra, dan Komunitas di Balai Kota Blitar Dok. Pribadi

Komunitas Mitra Pertuni Blitar menggelar kegiatan Pelatihan Sarasehan Difabel Tunanetra dan Buka Puasa Bersama pada Minggu, 8 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Balai Kota Koesoemo Wicitra Kota Blitar ini mengangkat tema “Bersama Berdaya, Melangkah Mandiri.”

Acara dimulai pukul 14.00 WIB dan diikuti oleh penyandang tunanetra, relawan, mahasiswa, serta tamu undangan. Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat dan relawan tentang cara berinteraksi serta mendampingi teman-teman tunanetra secara tepat.

Dalam sesi sarasehan dan pelatihan, peserta mendapatkan pemahaman mengenai teknik pendampingan tunanetra, termasuk pentingnya komunikasi saat berjalan bersama. Relawan diingatkan untuk selalu memberikan informasi kondisi sekitar, seperti saat ada tangga naik atau turun, agar teman tunanetra dapat mengantisipasi langkahnya dengan aman.

Rekomendasi wisata pemandian air untuk liburan keluarga di Blitar

Selain itu, peserta juga dikenalkan dengan etika sederhana saat berinteraksi, seperti ketika mengajak berjabat tangan. Relawan dianjurkan untuk menyapa atau menyentuh punggung tangan secara perlahan agar teman tunanetra mengetahui ada orang yang ingin bersalaman.

Diskusi juga membahas komunikasi digital. Dijelaskan bahwa penyandang tunanetra saat ini sudah terbiasa menggunakan teknologi seperti telepon, WhatsApp, hingga pertemuan daring melalui Zoom atau Google Meet. Dalam komunikasi sehari-hari, banyak yang merasa lebih nyaman menggunakan pesan suara (voice note) karena lebih cepat dan praktis.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang berbagi pengetahuan, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan antara penyandang disabilitas, relawan, dan masyarakat. Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung hangat dan penuh keakraban.

Kuliner Blitar: Nasi ampok sebagai ‘superfood’ tradisional

×