Angkutan kota menjadi moda transportasi umum andalan warga Blitar untuk mobilitas sehari-hari, menghubungkan kawasan permukiman dengan pusat kota dan terminal.
Perpustakaan Proklamator Bung Karno di Blitar menyimpan lebih dari 6.000 buku dan arsip sejarah, diresmikan Megawati sebagai pusat literasi kebangsaan.