Artikel
Beranda » Menyusuri Sutojayan dan daya tariknya di Blitar selatan

Menyusuri Sutojayan dan daya tariknya di Blitar selatan

foto alun-alun lodoyo (gmpas/ Deni Pramono)

Kecamatan Sutojayan

Kecamatan Sutojayan menduduki posisi strategis sebagai salah satu penggerak ekonomi yang tumbuh pesat di kawasan Blitar Selatan.

Wilayah ini menyuguhkan perpaduan dinamis antara suasana kota kecil yang modern dengan akar sejarah yang tertanam sangat dalam.

Meskipun nama Sutojayan lebih dikenal dengan sebutan Lodoyo. Kecamatan Sutojayan menyediakan beragam fasilitas publik mulai dari Pasar Lodoyo, rumah sakit, hingga Alun-Alun yang memfasilitasi aktivitas warga setiap hari.

Istimewa! Kota Blitar raih sertifikat apresiasi kinerja pengelolaan sampah nasional

Bendungan jegu: infrastruktur vital dan pesona PLTM lodagung

Sutojayan memiliki infrastruktur pengairan yang sangat vital melalui keberadaan Bendungan Jegu atau PLTA Wlingi.

Selain menjalankan fungsi teknis, kawasan bendungan ini menawarkan panorama alam yang menyejukkan bagi para wisatawan.

Hamparan air yang tenang berpadu dengan pepohonan rindang menciptakan atmosfer santai yang menarik minat warga untuk berkunjung pada pagi atau sore hari.

Selorejo tak ingin selamanya jadi “tempat numpang lewat”

Selain PLTA Wlingi, kawasan ini memiliki PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro) Lodagung yang memberikan kontribusi tambahan bagi pasokan listrik daerah.

Dari titik ini pula mengalir Sungai Lodagung, sebuah saluran irigasi ikonik yang membentang hingga ke wilayah Tulungagung.

Wisatawan sering menikmati pemandangan di sepanjang tepian sungai buatan ini, terutama saat melintasi kawasan hutan jati yang menawarkan latar belakang foto yang sangat estetik.

Kegigihan dua Banser Bumi Penataran: Pulihkan akses air dan listrik di TPQ An-Nasihah Aceh Tamiang

Geliat ekonomi dan wisata kuliner pedesan tongkol

Pusat keramaian ekonomi Sutojayan bertumpu pada aktivitas di Pasar Lodoyo dan area Alun-Alun.

Di tengah perkembangan zaman, Sutojayan tetap menjaga daya tarik kuliner tradisionalnya.

Salah satu destinasi paling legendaris adalah Warung Ampok Mak Sih yang menduduki kawasan tersembunyi (hidden gem) di Lingkungan Wonorejo, Kelurahan Kalipang.

DKPP Kabupaten Blitar manfaatkan DBHCHT untuk perluasan tanaman cabai, pilih 4 kecamatan

Warung ini memiliki reputasi tinggi berkat menu andalannya, yaitu Pedesan Tongkol dengan bumbu yang sangat berani dan pedas.

Pelanggan setia biasanya menyerbu lokasi ini mulai pukul 19.00 hingga 22.00 WIB.

Modernitas juga mulai menyentuh sisi estetika wilayah ini. Di sekitar Bendungan Jegu, para pengusaha muda membuka kafe-kafe kekinian dengan dekorasi menarik untuk menarik minat generasi milenial.

Hadiri kegiatan HUT ke-80 PMI, ini pesan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar

Keberadaan tempat-tempat nongkrong ini menciptakan transisi yang halus antara warisan kuliner masa lalu dengan gaya hidup modern masyarakat Sutojayan saat ini.

Geografi dan tata wilayah sutojayan

Secara administratif, Kecamatan Sutojayan memiliki luas wilayah 44,20 kilometer persegi yang mencakup dataran rendah subur. Wilayah ini memiliki 7 kelurahan dan 4 desa yang terdiri dari:

  • Kelurahan: Jegu, Jingglong, Kalipang, Kedungbunder, Kembangarum, Sukorejo, dan Sutojayan.
  • Desa: Bacem, Kaulon, Pandanarum, dan Sumberjo.

Sutojayan berbatasan langsung dengan Sungai Brantas di sisi utara dan kawasan hutan jati di sisi barat.

Disperindag Kabupaten Blitar gelar pelatihan penguatan SDM karyawan pabrik rokok gunakan DBHCHT

Beberapa lokasi ikonik yang wajib dikunjungi:

  • Alun-Alun Lodoyo: Pusat aktivitas massa dan lokasi utama upacara adat.
  • Candi Bacem dan Prasasti Jaring: Jejak arkeologi penting yang membuktikan peradaban kuno di Blitar Selatan.
  • Jembatan Glondong: Akses penghubung utama masyarakat menuju sisi utara sungai.

Harmoni tradisi dan modernitas

Sutojayan berhasil membuktikan bahwa pembangunan fisik dan kemajuan ekonomi dapat berjalan beriringan dengan pelestarian nilai-nilai leluhur.

Masyarakat tetap menjaga kesenian rakyat seperti Jaranan Jur Ngasinan yang telah berumur lebih dari satu abad.

Bupati Rijanto Serukan Penyusunan RPJMD Kabupaten Blitar yang Responsif dan Berorientasi pada Kebutuhan Masyarakat

Status Siraman Gong Kyai Pradah sebagai Warisan Budaya Tak Benda semakin memperkokoh posisi Lodoyo sebagai titik energi spiritual di Jawa Timur.

Kecamatan Sutojayan terus melangkah maju sebagai pusat peradaban yang menghormati akar sejarah sambil menyambut masa depan yang kian dinamis.

×