Artikel Pop Culture
Beranda » Mengenal kota Nördlingen jerman : attack on titan

Mengenal kota Nördlingen jerman : attack on titan

Foto bangunan di Kota Nördlingen (gmps/Alfonso Sancho Rodriguez)

Hajime Isayama membangun semesta fiksi Attack on Titan dengan landasan elemen nyata yang sangat kuat.

Mangaka ini merajut sejarah dan estetika kota-kota di Jerman untuk menciptakan atmosfer dunia yang terisolasi.

Pengaruh budaya tersebut muncul sejak awal melalui elemen musik dalam adaptasi anime.

Keajaiban neuschwanstein: kastil dongeng di Bavaria, Jerman

Lagu pembuka seperti Guren no Yumiya menggunakan lirik bahasa Jerman yang menegaskan keterkaitan narasi dengan identitas Eropa Tengah.

Isayama menyintesiskan berbagai fakta sejarah dan visual nyata untuk menyusun dunia tempat manusia berlindung di balik tembok besar.

Karya ini tidak sekadar mengandalkan imajinasi murni, melainkan hasil riset mendalam terhadap elemen-elemen dunia nya

Mengenal sistem transportasi di Jerman: efisiensi dan teknologi

Kota Nördlingen

Nördlingen, sebuah kota kecil di Bavaria, Jerman, menjadi model visual utama bagi Kota Shiganshina.

Kota ini memiliki fitur unik berupa bentuk melingkar sempurna yang berdiri sejak abad pertengahan.

Tembok kota yang utuh mengelilingi seluruh pemukiman sepanjang 2,7 kilometer. Struktur pertahanan ini memiliki menara-menara pengawas yang menunjukkan kemiripan visual signifikan dengan tembok pelindung dalam anime.

Oktoberfest: salah satu festival terbesar di Jerman

Sejarah mencatat bahwa masyarakat membangun tembok tersebut pada abad ke-14 sebagai benteng perlindungan selama Perang Tiga Puluh Tahun antara kelompok Protestan dan Katolik.

Keunikan geologis Nördlingen menambah kesan autentik bagi dunia Isayama.

Kota ini berada tepat di dalam Nördlinger Ries, sebuah kawah dampak meteorit raksasa yang terbentuk sekitar 15 juta tahun lalu.

Cekungan alami tersebut memberikan batas fisik nyata antara kota dan dunia luar. Di pusat kota, Gereja St. Georgskirche menjulang dengan menara setinggi 90 meter yang bernama “Daniel”.

Menara ini memiliki 332 anak tangga dan menawarkan sudut pandang ketinggian yang menyerupai perspektif karakter saat berdiri di atas tembok Shiganshina.

Lanskap visual pemukiman dalam seri ini menggunakan konsep arsitektur Fachwerkhaus atau rumah rangka kayu.

Gaya bangunan ini menonjolkan rangka kayu secara grafis pada dinding bangunan untuk menciptakan pola geometris yang khas. Komponen teknis utama dalam struktur skelettbau (kerangka) ini meliputi:

Pfosten (Tiang): Penyangga vertikal utama yang membentuk struktur bangunan.
Strebe (Balok Pengikat): Kayu diagonal untuk stabilitas dan menahan beban angin.
Schwelle (Ambang Bawah): Dasar horizontal tempat tiang-tiang kayu berpijak.

Tukang kayu biasanya memilih kayu ek (oak) atau cemara (spruce) dengan ukuran penampang sekitar 10×10 hingga 18×18 sentimeter.

Celah di antara rangka kayu tersebut mendapat pengisi bernama Gefache yang terdiri dari anyaman kayu berlapis tanah liat dan jerami, atau terkadang susunan batu bata.

Teknik pembangunan tradisional ini menghindari penggunaan paku logam dan lebih mengandalkan sambungan kayu presisi.

Insiprasi Isayama

Meskipun pengaruh Jerman sangat dominan, Isayama menyerap berbagai inspirasi lain.

Konsep tembok besar berakar pada pengalaman personal di kampung halamannya, Hita, di Prefektur Oita, Jepang.

Lokasi Hita yang mendapat kepungan pegunungan tinggi memicu perasaan terisolasi pada diri Isayama muda. Ia selalu membayangkan monster yang mungkin bersembunyi di balik “tembok alami” tersebut.

Perasaan ingin keluar dari kungkungan pegunungan itu kemudian mengalir ke dalam motivasi Eren Jaeger yang mendamba kebebasan di dunia luar.

Karakter Mikasa Ackermann terinspirasi dari prajurit wanita legendaris Jepang, Tomoe Gozen.

Sementara itu, bentuk fisik para Titan merujuk pada atlet gulat profesional.

Penampilan Attack Titan milik Eren Jaeger mengambil referensi dari Yushin Okami, sedangkan Armored Titan merujuk pada Brock Lesnar.

Ide awal mengenai sosok Titan muncul setelah Isayama bertemu dengan seorang pelanggan mabuk di kedai kopi.

Pertemuan tersebut menyadarkan Isayama bahwa manusia merupakan sosok yang paling menakutkan karena ketidakmampuan untuk berkomunikasi.

Popularitas attack on titan dan nördlingen

Popularitas Attack on Titan mengubah Nördlingen menjadi situs pariwisata budaya populer. Fenomena ini bermula setelah acara varietas Sekai Fushigi Hakken pada tahun 2013 menyebarkan rumor bahwa kota ini merupakan model resmi bagi Shiganshina.

Meskipun pihak produser memberikan penyangkalan resmi melalui Twitter pada tahun yang sama, persepsi publik tetap tidak tergoyahkan.

Penggemar sering melakukan ziarah ke menara “Daniel” dan mengisi buku tamu gereja dengan ilustrasi karakter seperti Levi Ackermann atau Eren Jaeger.

Keberadaan tembok abad pertengahan yang utuh dan arsitektur kuno memvalidasi Nördlingen dalam pengetahuan kolektif penggemar (fanon) sebagai wujud nyata dari imajinasi Isayama.


Artikel ini diolah dari berbagai sumber dengan bantuan AI

×