Wilayah kecamatan kanigoro
Kecamatan Kanigoro melintasi jalur alternatif utama yang menghubungkan Kota Blitar dengan pusat pertumbuhan di wilayah Malang.
Secara geografis, kawasan ini memiliki batas wilayah yang bersinggungan langsung dengan beberapa kecamatan penting lainnya.
Sisi utara berbatasan dengan Kecamatan Garum, sementara wilayah timur berbatasan dengan Kecamatan Talun.
Di sisi lain bagian selatan berdekatan dengan Kecamatan Sutojayan, Kecamatan Kademangan, serta aliran Sungai Brantas yang ikonik.
Adapun bagian barat, Kota Blitar dan Kecamatan Sanankulon memagari wilayah Kanigoro pada bagian barat.
Pemerintah melakukan pembangunan infrastruktur secara masif untuk menunjang peran vital pusat pemerintahan ini.
Sebagai hasilnya, kawasan Kantor Kabupaten yang masyarakat mengenal dengan sebutan Kankab kini tampil sebagai pusat kegiatan publik.
Area ini menyuguhkan alun-alun yang sangat luas dengan kompleks perkantoran dinas yang memiliki susunan rapi.
Tak hanya itu, patung Soekarno berbahan perunggu berdiri megah sebagai simbol kebanggaan pada pusat pemerintahan tersebut. Urbanisasi pesat mendorong pertumbuhan penduduk hingga Kanigoro menyandang predikat sebagai kecamatan dengan populasi terbesar kedua.
Kehadiran pusat administrasi ini memberikan dampak positif bagi denyut nadi ekonomi dan pembangunan daerah.
Wisata sejarah di kanigoro
Desa Wisata Sawentar menyimpan pesona sejarah yang sangat mendalam melalui keberadaan situs warisan masa lalu.
Salah satunya, Candi Sawentar peninggalan masa Kerajaan Majapahit yang sangat legendaris. Pengunjung bisa menyaksikan pertunjukan seni Jaranan serta latihan Karawitan yang menunjukkan identitas lokal.
Setiap tahun, masyarakat menyelenggarakan festival budaya besar yang memiliki tajuk Grebeg Lwang Wentar. Dalam perayaan itu, tradisi ziarah makam leluhur atau Piwening dengan kirab budaya yang sangat meriah.
Dengan demikian, suasana festival menyuguhkan pengalaman spiritual sekaligus hiburan yang memukau bagi setiap wisatawan yang hadir.
Karakter warga Desa Sawentar yang ramah serta penuh semangat gotong-royong memperkuat daya tarik wisata desa.
Bahkan, semangat kebersamaan ini membuahkan berbagai prestasi gemilang bagi desa pada evaluasi perkembangan tingkat kabupaten.
Wisata keluarga
Kanigoro menyediakan berbagai opsi tempat liburan keluarga yang terjangkau. Sebagai contoh, waterpark kali gajah menjadi destinasi favorit bagi pecinta wisata air di Dusun Gajah, Desa Papungan.
Pengelola mematok harga tiket masuk yang sangat murah, yakni hanya sebesar delapan ribu rupiah per orang. Selain itu, wisatawan dapat menikmati tiga jenis kolam renang dengan tingkat kedalaman enam puluh, sembilan puluh, dan seratus dua puluh sentimeter.
Wahana air seperti waterboom dan area mandi busa memberikan kegembiraan ekstra bagi anak-anak yang berkunjung.
Pengunjung juga mendapatkan pengalaman unik saat menikmati hidangan di atas aliran sungai dangkal yang menyegarkan kaki.
Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kanigoro menambah daftar ruang publik berkualitas pada jantung ibu kota kabupaten.
Fasilitas taman ini meliputi panggung amphitheater, area bermain anak, gazebo, serta mushola bagi pengunjung.
Replika Candi Angka Tahun dari Komplek Penataran berdiri megah sebagai pusat perhatian pada area taman.
Papan nama bertuliskan “Kanigoro” dalam aksara Jawa memberikan sentuhan artistik yang sangat khas dan unik.
Jalur pedestrian pada taman ini juga memberikan kemudahan akses bagi setiap penyandang disabilitas.
Bagi penikmat suasana alam sungai, Bendungan Serut atau PLTA Lodoyo menawarkan pemandangan yang menenangkan jiwa.
Lokasi bendungan ini berada di Dusun Serut, Desa Gogodeso, yang membatasi wilayah Kanigoro pada sisi selatan.
Bangunan ini berfungsi sebagai pembangkit listrik sekaligus jembatan penghubung antarwilayah yang sangat vital.
Masyarakat sering berkumpul pada area ini untuk menikmati angin sore dan pemandangan matahari terbenam yang memukau.
Rekomendasi makanan di kanigoro
Pecel Lambe Ndower: Warung ini menyajikan nasi pecel dengan bumbu yang memiliki tingkat kepedasan sangat tinggi. Penjual menyediakan pilihan sambal level sedang bagi wisatawan yang kurang menyukai rasa pedas yang menyengat. Lokasi warung ini berada tepat pada sisi timur perempatan utama Kecamatan Kanigoro.
Soto Kanigoro: Pelancong menemukan deretan warung soto gurih pada kawasan sekitar Kantor Pemkab Blitar. Aroma rempah yang kuat menyatu dengan potongan daging sapi atau jerohan yang memiliki tekstur sangat empuk. Menu ini menjadi pilihan utama bagi pegawai kantor maupun masyarakat umum untuk sarapan maupun makan siang.
Pecel Mbak Kasih: Pusat kedai legendaris ini berlokasi di Jalan Raya Tlogo yang selalu ramai oleh pembeli. Ciri khas utama hidangan ini berupa lauk bakwan sayur goreng renyah yang menggunakan adonan tepung rahasia. Rasa bumbu kacang yang autentik menarik minat pembeli dari berbagai penjuru wilayah Blitar.
Warung Mak Ti: Tempat ini menyediakan surga bagi para penyuka masakan ikan air tawar atau iwak kali. Pengunjung mengambil sendiri berbagai jenis olahan ikan sungai segar dalam suasana pedesaan yang asri dan tenang. Keberagaman menu ikan sungai menjadikan lokasi ini sebagai destinasi kuliner yang sangat populer.
Tokoh inspiratif
Kecamatan Kanigoro juga menyimpan kebanggaan melalui keterikatan sejarah dengan tokoh perikanan yang sangat inspiratif.
Desa Kuningan merupakan tanah kelahiran Mbah Moedjair yang memiliki jasa besar bagi dunia perikanan nasional.
Beliau menjadi pelopor sekaligus penemu metode budidaya ikan mujair hingga menyebar luas ke seluruh Indonesia.
Identitas ini menambah nilai historis bagi Kanigoro sebagai wilayah yang memiliki jiwa inovasi sejak masa lampau.
Potensi lokal tersebut memperkuat karakter Kanigoro sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, administrasi, serta budaya.
Kecamatan Kanigoro kini tumbuh menjadi destinasi wisata yang sangat lengkap bagi semua golongan pelancong.
Wilayah ini berhasil menyatukan fungsi administrasi negara dengan pusat pelestarian sejarah yang tetap hidup.
Beragam pilihan rekreasi keluarga dan kekayaan kuliner semakin memperkokoh posisi Kanigoro sebagai jantung Kabupaten Blitar.
Kunjungan ke ibu kota baru ini memberikan wawasan mendalam mengenai kemajuan daerah yang tetap memegang teguh tradisi.
Wisatawan akan membawa pulang pengalaman berkesan setelah menjelajahi setiap sudut menarik di wilayah Kanigoro.
Artikel ini diolah dari berbagai sumber dengan bantuan AI

