Blitar – Dupoin Futures, perusahaan analisis pasar komoditas terkemuka, merilis proyeksi terbaru terkait pergerakan harga emas dunia (XAUUSD) yang berpotensi memasuki fase koreksi dalam waktu dekat. Analis Dupoin Futures menyoroti level support kritis di kisaran 4.237 hingga 4.204 dolar per troy ounce sebagai zona yang perlu diperhatikan para investor.
Harga emas dunia menunjukkan pergerakan yang volatile dalam beberapa pekan terakhir, dipengaruhi berbagai faktor makroekonomi global termasuk perubahan kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, dinamika geopolitik, serta pergerakan indeks dolar yang terus memberikan tekanan pada komoditas safe haven ini.
Analisis teknikal: sinyal koreksi mulai terlihat
Dari sisi analisis teknikal, Dupoin Futures mengidentifikasi beberapa indikator yang mengisyaratkan potensi koreksi jangka pendek. Momentum kenaikan yang mulai melemah, volume transaksi yang menipis di area resistance, serta pola candlestick yang terbentuk dalam beberapa sesi terakhir menjadi dasar proyeksi tersebut.
Level support 4.237 dolar dinilai sebagai zona pertahanan pertama yang kritis. Apabila harga bertahan di atas level ini, potensi pemulihan kembali ke area 4.300-an masih terbuka. Namun jika support ini jebol, koreksi lebih lanjut menuju 4.204 dolar atau bahkan lebih rendah bisa terjadi dalam skenario terburuk.
Faktor fundamental yang mempengaruhi emas
Di luar analisis teknikal, ketidakpastian arah kebijakan moneter The Fed masih menjadi variabel dominan yang diperhatikan pasar. Data ekonomi Amerika yang bercampur memberikan sinyal ambigu mengenai kapan dan seberapa agresif The Fed akan memangkas suku bunga ke depannya.
Sementara itu, permintaan emas fisik dari bank sentral berbagai negara berkembang masih relatif solid dan menjadi faktor penahan di sisi bawah. Diversifikasi cadangan devisa dari dolar AS ke emas terus berlangsung, khususnya dari bank sentral Asia dan Timur Tengah yang semakin waspada terhadap risiko dedolarisasi global.
Bagi investor individu, Dupoin Futures merekomendasikan untuk mencermati level-level support tersebut sebagai acuan manajemen risiko. Volatilitas harga emas yang tinggi memerlukan strategi investasi yang disiplin dan tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan beli maupun jual.

