Wajah Lain Kota Blitar
Blitar memiliki reputasi besar sebagai kota sejarah karena keberadaan makam Proklamator RI, Bung Karno.
Namun, kawasan ini menyimpan sisi lain yang menarik untuk di jelajahi melalui ragam kekayaan kulinernya.
Berbagai harta karun rasa yang ditemukan tersembunyi di sudut-sudut gang sempit hingga tepian sungai di area perdesaan.
Destinasi kuliner di kota ini menawarkan variasi rasa mulai dari hidangan tradisional autentik hingga kafe modern yang estetik.
Keunikan suasana dan harga yang sangat terjangkau menjadikan Blitar sebagai surga bagi para pemburu makanan berkualitas.
Spot Nongkrong Bernuansa Vintage dan Klasik
Bagi yang menyukai suasana retro dengan interior antik, Blitar memiliki beberapa kafe yang menawarkan kenyamanan maksimal.
Tempat-tempat ini menggabungkan konsep bangunan lama dengan sajian menu yang memanjakan lidah.
- Cangkrukan Ningsih Kafe ini merupakan hidden gem yang terletak di Jalan Sultan Agung Nomor 90, Kota Blitar. Pengelola menonjolkan konsep bangunan lama berbahan kayu yang memberikan kesan hangat dan sangat tradisional. Menu unggulan yang wajib di coba adalah Wedang Uwuh, minuman rempah khas yang terdiri dari jahe, cengkeh, dan kapulaga.
- Bon Bon Kahve Berlokasi di area yang cukup strategis, kafe ini mengusung dekorasi barang antik yang sangat cantik dan Instagramable. Menikmati menu Cappuccino Brown Sugar, yaitu kopi panas dengan campuran susu dan gula cokelat yang tersaji secara terpisah memang sangat menyenangkan.
Perburuan Sarapan: Hidden Gem yang Cepat Habis
Memulai pagi di Blitar tidak lengkap tanpa mencicipi menu sarapan legendaris yang sering kali ludes dalam waktu singkat.
Berikut adalah beberapa rekomendasi.
- Nasi Liwet Bu Sri (Sumberejo) Terletak di Desa Sumberejo, Kecamatan Sanankulon, warung ini memasak nasi liwet menggunakan tungku kayu bakar secara tradisional. Warung ini hanya buka singkat dari pukul 08.00 hingga 10.00 WIB sebelum penjualnya pindah ke Pasar Legi.
- Sop Ayam Pak Gatot Warung sederhana ini terletak di belakang Klenteng Kota Blitar. Meskipun hanya menempati area emperan, Sop Ayam Pak Gatot memiliki banyak pelanggan setia karena kuah beningnya yang gurih. Pengunjung akan merasakan kesegaran kuah kaldu yang bening tanpa banyak lemak, memberikan energi tambahan sebelum mulai beraktivitas.
- Soto Pawon Mak Sri Berlokasi di gang sempit Jalan Sumba, Karangtengah, warung ini telah berdiri sejak tahun 2001. Pengunjung akan merasakan pengalaman unik menyantap soto di tengah kepulan uap masakan yang sedang diproses. Harga satu porsinya sangat terjangkau, yaitu Rp7.000 untuk porsi kecil dan Rp10.000 untuk porsi jumbo.
Kuliner murah dengan pemandangan luar biasa
Beberapa tempat makan di Blitar menawarkan pengalaman visual yang menarik sambil menikmati hidangan murah meriah.
Berikut adalah perbandingan dua lokasi kuliner unik tersebut:
- Warung Pinggir Rel Mak Rus yang berada di gang jalan sakura berada didekat perlintasan kereta api. Nasi Campur nya sangat terjangkau yaitu Rp7.000.
- Warung 17 Bantaran sungai dan sawah Kopi di tengah aliran air jernih. Sementara itu, Warung 17 di Dusun Gajah, Desa Papungan, mengajak pengunjung duduk di bangku yang diletakkan langsung di dalam aliran sungai yang dangkal dan jernih.
Cita rasa tradisional: nasi ampok dan tiwul
Pengunjung dapat mencicipi masakan desa yang autentik di warung-warung legendaris yang tetap mempertahankan penggunaan bahan pangan lokal.
- Warung Totokan (Jatinom) Warung sederhana ini terletak di seberang SDN Jatinom 01, Kecamatan Kanigoro. Warung buka pada pukul 17.00 WIB. Pengunujung dapat menikmati nasi ampok dan nasi tiwul dengan harga ekonomis sebesar Rp4.000 per porsi. Pilihan sayurnya pun berganti setiap hari, mulai dari sayur lompong pedas, tumis pepaya muda, hingga urap yang segar.
- Warung Lek Sih (Lodoyo) Berada di Dusun Wonorejo, Kelurahan Kalipang, warung ini menjadi tujuan utama bagi pencinta makanan pedas. Pastikan datang setelah pukul 19.00 WIB saat semua hidangan sudah siap tersaji di atas meja. Menu spesial di sini adalah Nasi Ampok yang berpadu dengan beragam masakan khas ndeso seperti rica-rica, tewel, dan kulupan.
Destinasi Kuliner Malam dan Pecinta Pedas
Malam hari di Blitar bukan berarti aktivitas kuliner berhenti karena banyak tempat makan dengan cita rasa tajam yang baru beroperasi.
- Sambel Bawang Mbok Djilah Warung ini merupakan solusi bagi pengunjung yang merasa lapar pada tengah malam karena beroperasi 24 jam. Cabangnya Jalan Wr. Supratman, Bendogerit. Spesialisasinya adalah sambal bawang pedas yang diulek langsung di atas cobek dengan lauk tempe, lele dan ayam. Harga seporsi nasi putih hanya Rp3.000 dengan aneka lauk yang dibanderol mulai dari Rp5.000 saja.
- Warung Pedas Melintir (Warung Petir) Terletak di Jalan Sultan Agung, warung ini merupakan pelopor menu ceker tanpa tulang di Blitar. Bumbu pedasnya yang kental dan tekstur ceker yang empuk menjadikannya favorit banyak orang yang ingin menantang adrenalin lidah. Tempat ini melayani pembeli mulai pukul 19.00 hingga pukul 03.00 WIB.
- Sego Kikil Mbok Rip Tempat makan legendaris ini sudah berdiri sejak tahun 1993 di Jalan Imam Bonjol, tepat di seberang Pengadilan Negeri. Menu utamanya adalah nasi kikil dan uritan pedas dengan bumbu medok yang sangat meresap. Pengunjung cukup menyiapkan uang sebesar Rp15.000 untuk menikmati satu porsi hidangan nikmat ini.
- Warung Jinah Ponggok Bagi pengunjung yang mencari suasana makan seperti di rumah nenek. Warung ini menempati area dapur rumah warga dan menyajikan menu rumahan seperti ayam lodho dan sambel goreng. Pengunjung dapat menikmati makan malam yang hangat di sini mulai pukul 23.00 hingga 01.00 dini hari. Paket nasi ayam lodho dengan teh hangat biasanya dibanderol kurang dari Rp25.000.
Tips Berkunjung
Destinasi kuliner di Blitar membuktikan bahwa makanan lezat tidak selalu harus mahal.
Kota ini menawarkan kejutan rasa di setiap sudutnya, mulai dari gang sempit hingga tepian sungai yang asri.
Agar kunjungan pengunjung lebih maksimal, perhatikan beberapa tips praktis berikut ini:
1. Datanglah lebih awal untuk tempat makan pagi seperti Nasi Liwet Bu Sri agar tidak kehabisan menu utama.
2. Gunakan aplikasi peta digital untuk menemukan lokasi hidden gem yang berada di dalam gang sempit.
3. Siapkan uang tunai dalam pecahan kecil karena sebagian besar warung tradisional belum menyediakan sistem pembayaran elektronik.
4. Gunakan pakaian yang nyaman dan santai saat berkunjung ke tempat outdoor seperti Warung 17 agar pengalaman bermain air terasa lebih menyenangkan.
Ternyata Blitar banyak menyimpan tempat-tempat yang memberikan sensi luar biasa dan pengalaman menyenagkan dalam menikmati hidangan. Bisa jadi referensi buat mencari takjil nih atau menu buka puasa di Ramadhan 2026.

