Aceh Tamiang – Kehadiran tim relawan NU Peduli PCNU Kabupaten Blitar di Pondok Pesantren (PP) Fajru Salam, Desa Menanggini, Kecamatan Karang Baru, meninggalkan kesan positif bagi para pengajar dan santri.
Pada Kamis, 26 Februari 2026, pihak pesantren secara terbuka menyampaikan apresiasi atas berbagai program pengabdian yang telah dilaksanakan di lembaga tersebut.
Pengajar PP Fajru Salam, Ustad Bukhori, menyatakan bahwa bantuan yang diberikan oleh tim relawan sangat menyentuh kebutuhan rill pesantren, terutama dalam aspek pengembangan kapasitas santri.
Selain bantuan logistik, ia secara khusus menyoroti layanan literasi dan wawasan digital yang diberikan kepada para santri.
Menurut Ustad Bukhori, materi literasi yang dibawa oleh relawan Blitar memberikan warna baru dalam kurikulum santri pascabencana, yang membantu membangkitkan semangat belajar di tengah keterbatasan sarana fisik.
“Kami mewakili keluarga besar Pondok Pesantren Fajru Salam mengucapkan ribuan terima kasih kepada PCNU Kabupaten Blitar. Bantuan dan perhatian yang diberikan sangat luar biasa, terutama layanan literasi yang diberikan kepada anak-anak kami. Ini adalah ilmu yang sangat bermanfaat untuk masa depan mereka,” ujar Ustad Bukhori.
Ia menambahkan bahwa kehadiran relawan dari Jawa Timur ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan dukungan moral yang menguatkan silaturahmi antarwarga Nahdliyin lintas provinsi.
Ustad Bukhori berharap agar jalinan ukhuwah ini terus berlanjut meskipun misi formal relawan telah berakhir.
Pemberian layanan literasi, internalisasi Aswaja, hingga motivasi pendidikan yang dilakukan di PP Fajru Salam memang menjadi salah satu pilar utama dalam misi 12 hari relawan NU Peduli Blitar di Aceh Tamiang.
Pengakuan dari tokoh pendidik seperti Ustad Bukhori menjadi bukti bahwa pendekatan edukatif yang dilakukan relawan tepat sasaran dalam membangun kembali kepercayaan diri santri penyintas banjir. (nu/blt)

