Artikel
Beranda » Apakah tidur siang punya efek yang baik bagi tubuh?

Apakah tidur siang punya efek yang baik bagi tubuh?

seorang wanita yang sedang tertidur (Foto oleh Slaapwijsheid.nl di Unsplash)

Bagi kebanyakan orang, tidur siang masih dianggap sebagai “dosa” produktivitas. Sebuah tanda kemalasan yang hanya pantas dilakukan oleh balita atau mereka yang kurang ambisi. Di dunia yang memuja kesibukan 24/7, memejamkan mata di tengah hari terasa seperti mengibarkan bendera putih tanda menyerah.

Namun, bagaimana jika tidur siang yang terukur bukanlah tanda kelelahan, melainkan sebuah tombol reset biologis yang cerdas? Penelitian medis terbaru mengungkapkan jika kebiasaan itu menjadi investasi vital bagi kesehatan jantung dan ketajaman kognitif jika dilakukan dengan presisi ilmiah.

Frekuensi Tidur Siang

Banyak orang berasumsi bahwa jika sesuatu itu baik, maka melakukannya setiap hari akan jauh lebih baik. Namun, berbeda dalam hal tidur siang. Sebuah studi besar di Swiss yang melibatkan lebih dari 3.400 peserta menunjukkan fakta menarik.
Mereka yang tidur siang hanya satu hingga dua kali dalam seminggu memiliki risiko serangan jantung dan stroke 48% lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak tidur siang sama sekali.
Menariknya, manfaat ini justru hilang pada kelompok yang tidur siang setiap hari (6-7 kali seminggu). Kelompok harian ini justru mencatat angka kejadian penyakit jantung sebesar 7,6%, jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok yang tidak tidur siang (4,6%).
Mengapa demikian? Para ahli menekankan bahwa frekuensi tidur siang yang terlalu tinggi sering kali menjadi “bendera merah” atau gejala dari masalah kesehatan lain, seperti sleep apnea atau buruknya kualitas tidur malam, bukan karena aktivitas tidur siangnya itu sendiri yang berbahaya.

Kekuatan “Power Nap” dan Batas 20 Menit

Jika frekuensi mingguan menjaga jantung Anda, maka durasi harian adalah kunci untuk ketajaman otak di sinilah konsep Power Nap berperan. Untuk mendapatkan manfaat maksimal tanpa rasa pening saat terbangun, 20 menit adalah patokannya.
Secara biologis, durasi 20 menit menjaga otak Anda tetap berada di tahap tidur ringan atau non-rapid eye movement (non-REM). Jika Anda melewati batas 30 menit, otak akan mulai memasuki “Slow Wave Sleep” atau tahap tidur dalam (Tahap 3). Inilah penyebab sleep inertia perasaan pusing, berat di kepala, dan linglung yang justru merusak produktivitas setelah bangun.

Menghitung “Golden Hour” Personal Anda

Waktu adalah segalanya. Menghindari tidur siang yang terlalu sore sangat penting agar siklus tidur malam Anda tidak terganggu. Secara alami, energi tubuh manusia menurun antara pukul 14:00 hingga 15:00 akibat ritme sirkadian pasca-makan siang.
Namun, Anda bisa menemukan jadwal personal yang lebih akurat dengan rumus “Jam Bangun Pagi” untuk menemukan jendela energi terendah.
• Bangun pukul 06:00 -> Waktu tidur siang ideal: 13:30.
• Bangun pukul 07:00 -> Waktu tidur siang ideal: 14:00.
• Bangun pukul 07:30 -> Waktu tidur siang ideal: 14:30.

Bahan Bakar Otak: Endorfin, Serotonin, dan Kortisol

Tidur siang singkat bekerja layaknya pembersihan sistem saraf secara menyeluruh. Saat Anda terlelap sejenak, otak melepaskan hormon endorfin dan serotonin yang secara instan memperbaiki suasana hati dan menstabilkan emosi.
Lebih dari itu, tidur siang secara efektif menurunkan kadar kortisol, sang hormon stres. Penurunan kortisol ini bukan sekadar membuat Anda merasa rileks, melainkan secara fisik melepaskan beban dari sistem kardiovaskular Anda, menjelaskan mengapa jantung menjadi lebih sehat.
Dengan pikiran yang lebih segar, kapasitas pemecahan masalah dan kreativitas akan meningkat tajam. Tidur siang bukan lagi sekadar istirahat, melainkan bahan bakar untuk performa puncak.
Sudah saatnya kita mengubah narasi. Tidur siang bukanlah tanda kelemahan, melainkan bagian dari gaya hidup sehat yang komprehensif, sejajar dengan nutrisi seimbang dan olahraga teratur. Sains telah membuktikan bahwa sedikit waktu untuk memejamkan mata dapat memberikan hasil yang masif bagi umur panjang dan kecerdasan Anda.

Mengubah stigma malas menjadi cerdas adalah langkah pertama menuju hidup yang lebih berkualitas. Jika tidur siang singkat selama 20 menit mampu melindungi jantung dan mempertajam otak Anda, apakah Anda masih merasa terlalu sibuk untuk melakukannya hari ini?


Artikel ini diolah dari berbagai sumber dengan bantuan AI

Berita Terkait

×