Artikel
Beranda » ngung cari sahur di Blitar? 5 warung 24 jam ini siap jadi andalan

ngung cari sahur di Blitar? 5 warung 24 jam ini siap jadi andalan

Suasana Warung Cobek Mbok Djilah. Foto: Alfons Hartono/gmps

Pernahkah kamu terbangun saat jam sahur, perut sudah keroncongan, tapi rasanya malas sekali untuk menyalakan kompor atau sekadar menggoreng telur? Dilema ini sering kali menghampiri kita, apalagi jika sedang berada di Blitar.

Selama ini, Blitar sering dicap sebagai kota yang “tidur” lebih awal karena suasananya yang tenang dan sunyi di malam hari.

Namun, jangan salah sangka dulu, Bestie! Seiring berkembangnya tren nongkrong dan kebutuhan para pekerja kreatif serta mahasiswa, kini Blitar mulai menunjukkan sisi “melek”-nya.

Alasan mengapa nasi uceng adalah “jiwa” kuliner Blitar

Ada banyak titik kuliner yang siap menyelamatkan perutmu di jam-jam krusial sebelum imsak. Sebagai teman yang tahu seluk-beluk kota ini, saya sudah merangkum rekomendasi tempat sahur yang praktis, nikmat, dan pastinya buka saat kamu sangat membutuhkannya.

 

1. Es Mini: Legenda yang Setia Menemani Sahur Sejak Dulu

Jika bicara soal tempat makan legendaris di Blitar, Depot Es Mini adalah nama yang tak boleh dilewatkan. Berlokasi di Jl. Dr. Wahidin No. 14 A, Kepanjenkidul, depot ini sudah menjadi bagian dari sejarah kuliner Bumi Bung Karno. Khusus di bulan Ramadan, mereka memiliki tradisi untuk tetap melayani pelanggan di waktu sahur dari pukul 02.00 hingga 04.00 WIB.

Rahasia di balik tarawih kilat Blitar yang tetap eksis selama 100 tahun

Menu yang ditawarkan sangat kental dengan cita rasa masakan rumahan yang hangat, seperti Nasi Campur, Nasi Pecel, hingga Nasi Sop dengan harga mulai dari Rp16.000. Untuk menyegarkan tenggorokan, tersedia aneka Jus Buah, Es Kopyor, dan Es Teller mulai dari Rp10.000.

Sstt, buat kamu yang ingin syukuran kecil-kecilan saat Ramadan, mereka juga punya Tumpeng Mini (Rp30.000) dan VIP Tumpeng (Rp750.000 – Rp1.000.000) lho!

“Sudah sejak dulu ada inovasi ini. Jadi, kami menyediakan menu sahur setiap Ramadan. Untuk pembeli yang membutuhkan menu sahur, monggo bisa ke Es Mini,” ungkap Agustina, pemilik Es Mini.

Mengapa Blitar disebut “The land of kings”? ini sejarah dan maknanya

Menariknya, menu sahur di sini bisa dipesan melalui layanan ojek online. Jadi, kalau kamu mager keluar rumah, tinggal klik saja dari aplikasi. Kalau sudah bosan dengan menu rumahan dan ingin suasana yang lebih modern-vibe, tempat berikut ini jawabannya.

2. Geprek Patria: Sahur Kenyang, Pedasnya Bikin Melek Sampai Subuh

Buat kamu yang butuh sahur praktis, cepat, dan bikin mata langsung terbuka, Geprek Patria bisa jadi pilihan paling aman. Berlokasi strategis dan mudah dijangkau, tempat ini sering jadi andalan mahasiswa hingga pekerja malam yang butuh asupan sebelum imsak.

Menu andalannya tentu saja ayam geprek dengan level pedas yang bisa disesuaikan. Mau yang santai atau ekstra pedas sampai keringetan, tinggal pilih. Selain itu tersedia juga varian lauk tambahan seperti telur, tahu, tempe, hingga sambal dengan cita rasa khas yang nendang.

Dari Garum tersenyum ke Nikita Jibril, jejak sejarah komunitas punk sejak 1996

Soal harga, relatif ramah di kantong mahasiswa. Dengan bujet terjangkau, kamu sudah bisa sahur kenyang tanpa harus ribet masak tengah malam.

Pro-tip: Datang lebih awal menjelang waktu sahur untuk menghindari antrean, terutama saat Ramadan memasuki minggu kedua. Tempat ini cocok buat kamu yang lebih mementingkan rasa dan porsi besar dibanding sekadar suasana estetik.

3. Warteg Orens Bahari: Solusi Murah Meriah di Setiap Sudut Jalan

Kini, mencari makan besar dengan harga terjangkau di Blitar tidak lagi sulit berkat menjamurnya Warteg Orens Bahari. Dengan ciri khas bangunan berwarna oranye mencolok di lokasi-lokasi strategis, waralaba ini menawarkan konsep warteg yang lebih bersih dan modern namun tetap ramah di kantong.

Menyingkap misteri Supriyadi lewat kesaksian keluarga di Blitar

Sistemnya adalah prasmanan, di mana kamu bisa memilih puluhan menu masakan rumahan mulai dari Orek Tempe, Sayur Lodeh, hingga berbagai olahan ikan dan daging. Harganya sangat kompetitif, mulai dari belasan ribu rupiah saja.

“Sekarang cari makan enak dan murah di Blitar jadi gampang, apalagi kalau lagi narik malam-malam. Pilihan lauknya banyak dan yang paling penting harganya masuk di kantong,” kata Satrio, seorang pengemudi ojol yang sering mampir di sini.

Jangan lupa cobain Sambal Korek-nya yang mantap buat pendamping makan sahurmu. Tapi kalau kamu tim “sambal ulek dadakan”, geser sedikit ke kawasan Bendogerit yuk!

Bumi Penataran 2026 hadirkan wajah baru seni dan budaya Blitar

4. Warung Cobek Mbok Djilah: Sambal Segar dan Nasi Sepuasnya

Ingin membangkitkan selera makan yang hilang karena rasa kantuk? Warung Cobek Mbok Djilah di Jl. WR Supratman, Bendogerit adalah jawabannya. Warung ini menjadi favorit karena menyajikan Sambal Bawang yang diulek dadakan langsung di atas cobek saat kamu memesan.

Keunggulan utama di sini adalah konsep Ambil Nasi Sepuasnya dan Tingkat Kepedasan yang Bisa Request. Jadi, buat kamu yang perutnya sensitif di pagi hari, bisa minta versi yang tidak terlalu pedas. Pilihan lauk utamanya beragam, seperti:

  • Ayam Goreng yang gurih
  • Lele Goreng garing
  • Terong Goreng
  • Telur Dadar hangat

Buka 24 jam nonstop, Mbok Djilah benar-benar ikon baru kuliner malam yang bisa diandalkan. Tapi, kalau kamu lebih suka kuliner yang “berkuah” dan punya nilai sejarah panjang, tempat terakhir ini wajib masuk list.

Pagelaran seni tradisi meriahkan Paseban PIPP 2026

5. Sego Kikil Mbok Rip: Kuliner Pedas yang Menantang Adrenalin Malam

Satu lagi destinasi bagi pecinta kuliner tradisional: Warung Mbok Rip. Terletak di Jl. Imam Bonjol No. 89, tepat di depan Pengadilan Negeri Blitar, warung ini sudah setia melayani pembeli sejak tahun 1993. Eksistensinya yang puluhan tahun jadi bukti kalau rasanya memang juara.

Buka hingga pukul 03.00 WIB, menu andalan di sini adalah Sego Kikil dan Uritan (jeroan ayam) dengan cita rasa pedas yang kuat dan “nendang”.

Suasananya yang ramai dengan warga lokal dan pendatang membuat momen sahurmu terasa lebih hangat dan otentik. Cocok banget buat menutup waktu sebelum imsak dengan hidangan yang penuh bumbu.

Gado-Gado Yami Sari Ayu, hidden gem di Sananwetan

Berdasarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Blitar, ada beberapa poin penting yang wajib kita patuhi bersama demi kenyamanan selama bulan suci:

  • Jam Operasional: Tidak ada batasan jam buka untuk rumah makan, depot, kafe, dan restoran. Jadi, tempat favoritmu aman!
  • Tirai Penutup: Usaha makanan wajib memasang tirai penutup di siang hari agar aktivitas makan tidak terlihat dari luar untuk menghormati yang berpuasa.
  • Hiburan & Miras: Dilarang mengadakan Live Music dan dilarang keras menjual minuman beralkohol. Tempat hiburan malam wajib tutup total.
  • Aturan Speaker: Kegiatan Tadarus Al-Qur’an di atas pukul 22.00 WIB wajib menggunakan Pengeras Suara Dalam (internal) saja atau tanpa speaker sama sekali agar tidak mengganggu istirahat warga lainnya.

Blitar dan Kehangatan di Meja Makan Malam

Ternyata, Blitar punya banyak kejutan kuliner bagi kamu yang mencari menu sahur. Mulai dari yang legendaris seperti Es Mini yang menyediakan porsi tumpeng, yang kekinian dan Geprek Patria, hingga yang praktis dengan nasi sepuasnya seperti Warung Cobek Mbok Djilah.

Keberagaman pilihan ini membuktikan bahwa Blitar tetap memberikan kehangatan bagi siapa saja, bahkan di tengah sunyinya malam.

Kuncinya adalah tetap menjaga semangat ibadah melalui asupan sahur yang berkualitas. Jadi, jangan sampai malas bangun sahur lagi ya, biar puasanya tetap on point seharian!

Dari kelima tempat di atas, mana yang bakal jadi comfort place kamu buat sahur minggu ini?

×