Aceh Tamiang – Komitmen kemanusiaan tim relawan PCNU Kabupaten Blitar di tanah Aceh Tamiang terus berlanjut.
Memasuki hari kedua misi lapangan pada Kamis, 19 Februari 2026, fokus bantuan diarahkan pada pemulihan infrastruktur dasar keagamaan, yakni perbaikan instalasi listrik di TPQ An-Nasihah, Kabupaten Aceh Tamiang.
Dua personel Banser yang memiliki keahlian teknis, Eko Hari Setyawan dan Mohammad Khoirul Huda, terjun langsung melakukan pemasangan kabel serta penataan ulang jaringan listrik yang sempat terganggu akibat dampak bencana.
Keduanya bahu-membahu memastikan ruang belajar mengaji tersebut kembali memiliki penerangan yang layak dan aman bagi anak-anak.
Eko Hari Setyawan menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian penting dari upaya penanganan pascabencana di Aceh Tamiang.
Ia menjelaskan bahwa pemulihan sarana ibadah dan pendidikan Al-Qur’an menjadi salah satu prioritas tim agar aktivitas spiritual masyarakat bisa kembali normal secepat mungkin.
Menurutnya, instalasi listrik yang memadai akan sangat menunjang kenyamanan santri saat belajar, terutama di sore dan malam hari.
Senada dengan hal tersebut, Mohammad Khoirul Huda menuturkan bahwa kondisi kabel dan jaringan listrik di TPQ An-Nasihah memang memerlukan penanganan khusus pasca terendam banjir pada akhir tahun lalu.
Ia mengungkapkan bahwa pihaknya berupaya memastikan seluruh titik instalasi memenuhi standar keamanan agar tidak membahayakan para pengguna gedung di masa mendatang.
Kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari agenda besar rombongan relawan PCNU Kabupaten Blitar yang dijadwalkan mengabdi selama 12 hari di wilayah tersebut.
“Kami di sini tidak hanya menangani soal logistik makanan, tetapi juga menyentuh aspek teknis yang mendasar bagi keberlangsungan hidup masyarakat di wilayah terdampak,” katanya. (nu/blt)

