Artikel
Beranda » Hal menarik dari resident evil 9 requiem: Raccoon City memanggil kembali

Hal menarik dari resident evil 9 requiem: Raccoon City memanggil kembali

sumber foto: web capcom (portal resident evil)
Tiga puluh tahun setelah bencana biologis yang mengguncang dunia, mimpi buruk itu ternyata belum benar-benar berakhir. Capcom secara mengejutkan mengumumkan bahwa Resident Evil 9 Requiem akan dirilis pada 27 Februari 2026.
Hal yang paling membuat bulu kuduk berdiri bukanlah sekadar tanggalnya, melainkan lokasinya. Kita akan ditarik kembali ke puing-puing ikonik Raccoon City.
Bagi kita yang mengira saga kota terkutuk ini sudah terkubur bersama ledakan misil, Requiem hadir sebagai sebuah kejutan monumental sekaligus perayaan 30th anniversary yang emosional. Sebagai pengamat yang telah mengikuti seri ini sejak era PlayStation pertama, kembalinya ke akar ini terasa seperti sebuah takdir yang tak terelakkan.

1. Evolusi Grafis yang “Mengerikan”: Kekuatan RE neXt

Capcom tidak hanya menjanjikan peningkatan visual, melainkan sebuah lompatan generasi. Dengan pengembangan mesin internal terbaru bernama RE neXtResident Evil 9 bertujuan untuk menghadirkan realisme yang mencekam. Salah satu detail teknis yang paling dibicarakan adalah butiran keringat high-fidelity dan tekstur kulit yang sangat nyata.
Detail ini bukan sekadar pamer teknologi. Secara naratif, melihat butiran keringat di wajah karakter saat mereka terpojok menciptakan imersi psikologis yang dalam. Kita tidak hanya bermain; kita merasakan ketakutan mereka secara sinematik.
“Tingkat akurasi grafis telah mengalami evolusi signifikan, menghadirkan visual dengan realisme sinematik yang secara jelas menyampaikan emosi karakter dan menawarkan tingkat imersi yang belum pernah ada sebelumnya.” ungkap Capcom

2. Reuni dengan Lore Klasik (Melupakan Seri 7 & 8 Sejenak)

Satu kejutan besar yang dikonfirmasi oleh sutradara Koshi Nakanishi adalah bahwa Requiem akan melanjutkan cerita dari seri 1 hingga 6, bukan trilogi Ethan Winters dari seri 7 dan 8. Keputusan ini sangat krusial bagi penggemar veteran yang rindu akan konspirasi Umbrella yang lebih luas.
Dari sisi industri, sejarah pengembangannya pun cukup unik. Proyek ini sebenarnya sudah dimulai sejak enam tahun lalu (sekitar tahun 2020).
Namun, Nakanishi mengungkapkan bahwa bentuk final yang kita lihat sekarang baru benar-benar terbentuk sekitar tiga tahun yang lalu. Perubahan drastis di tengah jalan ini menunjukkan komitmen Capcom untuk beralih dari eksperimen naratif baru kembali ke inti horor sejati yang membangun franchise ini.

3. Dua Game dalam Satu Momen: Kontras Leon dan Grace

Resident Evil 9 Requiem menggunakan struktur dua karakter protagonis dengan pembagian durasi yang hampir 50/50 dalam kampanye yang diperkirakan memakan waktu 16 hingga 20 jam. Kontras gaya bermain keduanya memberikan dinamika unik.
• Leon S. Kennedy
Capcom memberikan Leon tampilan baru yang lebih dewasa yang secara internal disebut sebagai hasil desain para staf wanita Capcom yang “tegas”. Gaya bermain Leon dideskripsikan sebagai penuh aksi sinematik, ikonik, dan brutalitas menggunakan kapak atau gergaji mesin.
• Grace Ashcroft
Berperan sebagai Technical Analyst untuk FBI, Grace adalah kontras murni dari Leon. Dia digambarkan sebagai karakter yang “demure and frightened”, namun memiliki kegigihan luar biasa. Grace mengandalkan stealth-action, manajemen sumber daya yang ketat, dan investigasi.
Menariknya, mekanisme ini menciptakan nilai bermain ulang yang unik yang mana Leon bisa membantai zombie-zombie yang sebelumnya terpaksa dilewati atau dihindari oleh Grace karena keterbatasan senjata.

4. Kembalinya Karakter Terlupakan: Koneksi “Outbreak”

Langkah paling cerdas Capcom dalam memperluas lore adalah menghubungkan Grace Ashcroft dengan ibunya, Alyssa Ashcroft, jurnalis investigasi dari seri Resident Evil Outbreak. Alyssa diketahui tewas saat menyelidiki Hotel Wrenwood, dan kini Grace kembali ke Raccoon City untuk menelusuri jejak ibunya.
Insider ternama Dusk Golem bahkan membocorkan rumor kuat mengenai DLC yang memungkinkan pemain mengontrol Alyssa dalam urutan kilas balik. Menghidupkan kembali karakter underrated dari seri spin-off adalah langkah jenius untuk memberikan kedalaman ekstra pada latar belakang cerita sebelum insiden Raccoon City.
Resident Evil 9 Requiem tampak siap menjadi standar baru dalam genre survival horror. Game ini akan dioptimasi untuk PS5 Pro dan hadir di Xbox Series X/S, PC, serta menjadi salah satu judul besar untuk Switch 2.
Bahkan, dalam teaser terbaru di Nintendo Direct, Leon tampak sangat kesulitan dan sempat meleset saat menembak, memberikan gambaran betapa putus asanya situasi di Raccoon City kali ini.

Setelah 30 tahun, apakah Raccoon City masih memiliki rahasia yang cukup gelap untuk membuat kita tetap terjaga di malam hari? Jawabannya akan kita temukan pada Februari 2026 mendatang. Tetaplah waspada, karena di kota ini, kematian hanyalah sebuah permulaan.


Artikel ini diolah dari berbagai sumber dengan bantuan AI

Berita Terbaru

×