Artikel
Beranda » Bagaimana cara menuju Pantai Peh Pulo yang dijuluki Raja Ampatnya Blitar?

Bagaimana cara menuju Pantai Peh Pulo yang dijuluki Raja Ampatnya Blitar?

Pantai Peh Pulo di Kabupaten Blitar
Pantai Peh Pulo di Kabupaten Blitar. (Foto: sasmita.blitarkab)

Untuk menuju Pantai Peh Pulo yang dijuluki sebagai “Raja Ampat-nya Blitar”, wisatawan perlu mempersiapkan fisik dan kendaraan karena lokasinya yang cukup menantang.

Berikut adalah panduan rute dan tips perjalanannya berdasarkan informasi dari sumber:

Rute dan Kondisi Jalan

Medan Berbukit dan Terjal: Untuk sampai ke lokasi, Anda harus melewati jalanan yang berbukit. Jalur utamanya dikenal cukup terjal, sehingga membutuhkan konsentrasi lebih saat berkendara.

Kendang jimbe di Blitar: industri kreatif lokal

Lokasi: Pantai ini terletak di wilayah Panggungrejo, tidak jauh dari lokasi Pantai Wedi Ciut. Secara administratif, pantai ini merupakan salah satu objek wisata unggulan di Kabupaten Blitar.

Pemandangan Sepanjang Jalur: Meskipun jalurnya melelahkan, kelelahan tersebut akan terobati dengan pemandangan laut biru yang jernih serta tebing-tebing besar yang mengelilingi kepulauan kecil di sekitar pantai.

Persiapan Kendaraan dan Keamanan

Kondisi Kendaraan Prima: Mengingat rute menuju pantai di Blitar Selatan sering kali menanjak dan berkelok, Anda wajib memastikan mobil atau motor pribadi dalam kondisi prima. Sangat penting untuk mengecek kondisi ban, rem, dan oli sebelum berangkat.

Hal yang mungkin belum kamu tahu tentang Jembatan Trisula di Blitar Selatan

Bahan Bakar: Pastikan tangki bahan bakar terisi penuh sebelum memulai perjalanan ke arah pesisir.

Siapkan Uang Tunai: Karena lokasinya yang tersembunyi, disarankan membawa uang tunai secukupnya untuk keperluan retribusi parkir atau belanja di warung lokal yang mungkin belum menerima pembayaran digital.

Waktu Terbaik untuk Berkunjung

Musim Kemarau: Waktu yang paling disarankan adalah antara bulan April hingga Oktober.

Blitar menyambut Ramadan 2026: antara ketegasan dan tenggang rasa

Hindari Musim Hujan: Sangat tidak disarankan berkunjung saat puncak musim hujan karena hujan lebat dapat membuat akses jalan menjadi licin dan menghalangi pandangan selama perjalanan melewati perbukitan.

Hormati selalu aturan setempat dan jaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan untuk melestarikan keindahan alam di sekitar pantai.

Tips Berkendara ke Pantai Peh Pulo

Berkendara menuju Pantai Peh Pulo memerlukan persiapan ekstra karena medannya yang menantang. Berdasarkan informasi dari sumber-sumber yang tersedia, berikut adalah tips berkendara aman menuju pantai yang dijuluki “Raja Ampat-nya Blitar” tersebut:

Dari megengan ke bukber modern: Wajah ramadan 2026 di Blitar

Pastikan Kondisi Kendaraan Prima: Mengingat rute menuju pantai-pantai di Blitar Selatan memiliki jalur yang menanjak, berkelok, dan cukup terjal, sangat penting untuk mengecek komponen vital kendaraan.

Pastikan ban, rem, dan oli dalam kondisi baik sebelum memulai perjalanan untuk menghadapi jalanan yang menantang.

Isi Penuh Bahan Bakar: Sebelum meninggalkan pusat kota atau SPBU terakhir di jalur utama, pastikan tangki bensin kendaraan Anda terisi penuh.

Masjid ar-rahman: suasana madinah di Jawa Timur

Medan yang berbukit dan terjal dapat membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros dibandingkan perjalanan di jalan datar.

Waspadai Lebar dan Karakteristik Jalan: Akses menuju pantai di kawasan ini umumnya memiliki jalan yang cenderung sempit dan berkelok di beberapa titik.

Pengemudi mobil harus ekstra hati-hati saat berpapasan dengan kendaraan lain, sementara pengendara motor biasanya lebih fleksibel namun tetap harus waspada pada tikungan tajam.

Tradisi unik masyarakat Blitar menyambut Ramadan

Pilih Waktu Kunjungan yang Tepat: Sangat disarankan untuk berkunjung pada musim kemarau (April–Oktober).

Hindari bepergian saat hujan lebat karena dapat membuat akses jalan menjadi licin dan menghalangi pandangan, yang sangat berbahaya di jalur perbukitan yang terjal.

Gunakan Aplikasi Peta dengan Bijak: Gunakan aplikasi navigasi untuk membantu memantau rute secara lebih detail, namun tetap prioritaskan penglihatan Anda terhadap kondisi jalan fisik di depan.

Masuk Ramadan, jam kerja ASN berkurang namun target kinerja tetap

Siapkan Uang Tunai: Meskipun beberapa tempat mulai menerima pembayaran digital, Anda tetap perlu menyiapkan uang tunai untuk membayar retribusi parkir (biasanya berkisar antara Rp2.000 hingga Rp10.000) atau keperluan mendadak di warung lokal di sepanjang jalur yang tersembunyi.

Dengan mempersiapkan kendaraan dan fisik secara matang, perjalanan melewati jalur terjal tersebut akan terbayar dengan pemandangan laut biru jernih dan tebing-tebing eksotis yang mengelilingi Pantai Peh Pulo.


Artikel ini diolah dari berbagai sumber yang dibantu AI

Dari Blitar untuk tanah Tamiang: Melihat jejak bencana yang masih tersisa

Berita Terbaru

×