Artikel Berita
Beranda » Mahasiswa PGSD UNU Blitar gelar seminar dan kunjungan di Perpustakaan Kota Blitar

Mahasiswa PGSD UNU Blitar gelar seminar dan kunjungan di Perpustakaan Kota Blitar

Seminar dan kunjungan ke Perpustakaan Kota Blitar yang digelar mahasiswa PGSD UNU Blitar, Rabu (14/1/2026). (Dok. Mahasiswa PGSD UNU Blitar)

Blitar – Puluhan mahasiswa semester VII Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar menggelar seminar dan kunjungan ke Perpustakaan Kota Blitar, Rabu (14/1/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu syarat pemenuhan Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Tata Kelola Ruang Perpustakaan.

Kegiatan diawali dengan apel pagi yang diikuti seluruh mahasiswa sesuai kelas masing-masing, didampingi dosen pengampu mata kuliah. Selanjutnya, mahasiswa diajak berkeliling untuk mengamati tata ruang dan penataan koleksi buku di setiap sudut perpustakaan bersama para pustakawan.

Profesionalisme guru dalam pendidikan modern, ditulis mahasiswa PGSD UNU Blitar

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa memperoleh penjelasan langsung dari petugas perpustakaan mengenai sistem pengelolaan ruang dan penataan koleksi.

Setelah sesi observasi, kegiatan dilanjutkan dengan seminar yang menghadirkan Wahjunuraini, Pustakawan Madya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Blitar, sebagai pemateri.

Kepala Dinas Perpustakaan Kota Blitar, Yudha Budiono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tata ruang perpustakaan memiliki peran penting dalam menarik minat baca masyarakat. Menurutnya, perpustakaan perlu didesain senyaman dan semenarik mungkin agar pengunjung betah.

Dinas Perkebunan Jatim digeruduk mahasiswa soal dugaan potongan anggaran perjalanan dinas dan pengadaan

“Kami selaraskan dengan gaya belajar Gen Z dipadukan dengan gaya kekinian,” ungkap Yudha.

Salah satu mahasiswa peserta kegiatan, Afifah, mengaku memperoleh banyak manfaat dari seminar dan kunjungan tersebut. Ia menyebut kegiatan ini memberikan wawasan dan pengalaman baru terkait tata kelola ruang perpustakaan.

“Saya mendapat wawasan baru yang sebelumnya belum pernah saya dapatkan. Saya faham bahwa perpustakaan bukan sekadar pekerjaan menata buku sesuai kategori dan jenisnya, namun bagaimana menarik minat banyak pembaca,” ujarnya.

Janji politik Soekarno dan uji konsistensi dalam revolusi

Afifah berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diimplementasikan di dunia pendidikan pada masa mendatang.

“Semoga dengan seminar dan kunjungan kali ini, menjadi bekal dan mampu mempraktikkan di tempat mengajar kami kelak,” pungkasnya.

Penulis: Bima Dwi Baskara

Implementasi pembelajaran Bahasa Jawa kelas VI SD, hasil observasi mahasiswa UNU Blitar

×