Artikel Berita

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar Hadiri Perayaan Waisak 2569 BE, Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat Beragama

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar Aryo Nugroho (depan paling kanan) dan Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Blitar, Edi Sutikno (depan dua dari kanan) saat menghadiri Perayaan Maha Puja Tri Suci Waisak 2569 BE/2025, Sabtu (31/5/2025). (Foto: PPID Pemkab Blitar)
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar Aryo Nugroho (depan paling kanan) dan Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Blitar, Edi Sutikno (depan dua dari kanan) saat menghadiri Perayaan Maha Puja Tri Suci Waisak 2569 BE/2025, Sabtu (31/5/2025). (Foto: PPID Pemkab Blitar)

Blitar – Suasana khidmat menyelimuti Gedung Serba Guna Pemerintah Kabupaten Blitar saat digelar Perayaan Maha Puja Tri Suci Waisak 2569 BE/2025.

Acara yang berlangsung Sabtu, 31 Mei 2025, ini dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Aryo Nugroho, bersama Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Blitar, Edi Sutikno, serta ratusan umat Buddha se-Kabupaten Blitar.

Perayaan dengan tema “Kebijaksanaan Dasari Keluhuran Bangsa” ini memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan Siddhartha Gautama (Buddha).

Flashback: 12 Juli 2004, away ke Nganjuk, PSBI Blitar gulung Persenga 6-0

Tiga peristiwa besar dalam kehidupan Siddhartha Gautama, yang lebih dikenal sebagai Buddha. Tiga peristiwa tersebut adalah kelahiran Buddha, pencapaian pencerahan, dan mencapai Nirwana.

“Perayaan Waisak mengajarkan kita tentang nilai-nilai kebijaksanaan, kedamaian, dan kasih sayang universal,” kata Aryo.

Aryo yang juga kader PDI Perjuangan ini menekankan pentingnya menjaga harmoni antarumat beragama. Mengingat Kabupaten Blitar dihuni oleh masyarakat yang heterogen dari berbagai golongan dan kelompok.

Padel jadi olahraga favorit baru anak muda Indonesia, bagaimana di Blitar?

“Di tengah masyarakat yang heterogen seperti Blitar, kerukunan bukan hanya tujuan tapi kebutuhan. Mari kita jadikan Waisak sebagai momentum memperkuat persaudaraan sejati,” tegas Aryo.

Sementara itu, Edi Sutikno menambahkan, pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan keagamaan sebagai wujud pengamalan Pancasila, khususnya sila pertama, ketuhanan yang Maha Esa.

“Keberagaman adalah anugerah yang harus kita rawat bersama,” ungkapnya. (ads/dprd/blt)

Na Willa tayang di Netflix, angkat kisah anak Surabaya

×