Artikel
Beranda » 7 air terjun tersembunyi di Blitar yang cocok untuk pencinta petualangan

7 air terjun tersembunyi di Blitar yang cocok untuk pencinta petualangan

Air terjun Tirto Galuh di Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar. (Foto: Ahmad/Bicarablitar.com)

Bagi pencinta wisata alam, Blitar menyimpan banyak air terjun tersembunyi yang siap memanjakan mata. Tersembunyi di balik perbukitan, hutan, dan perkebunan, air terjun-air terjun ini menawarkan suasana asri yang cocok untuk healing maupun petualangan ringan.

Berikut tujuh air terjun di Blitar yang wajib masuk daftar kunjungan Anda.

1. Air Terjun Sirah Kencong

Wisata tersembunyi di Blitar: Menjelajahi surga tersembunyi

Berada di kawasan Perkebunan Teh Sirah Kencong, Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, air terjun ini menawarkan pemandangan yang menyatu dengan hamparan kebun teh.

Untuk mencapai lokasinya, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 700 meter dari area parkir. Tinggi air terjunnya sekitar 10 meter dengan air yang jernih dan dingin.

2. Air Terjun Coban Wilis

Wisata Blitar selain makam Bung Karno, ini rekomendasinya

Coban Wilis berlokasi di Desa Semen, Kecamatan Gandusari, masuk ke dalam kawasan Kampung Wisata Ekologis di lereng Gunung Kelud.

Akses menuju lokasinya tergolong menantang karena pengunjung harus berjalan kaki melewati lima bukit selama sekitar dua jam. Namun, pengorbanan tersebut akan terbayar dengan keindahan air terjun yang masih sangat alami.

3. Air Terjun Tirto Galuh

10 tempat wisata Blitar yang wajib dikunjungi, dari Candi Penataran hingga Kampung Coklat

Air terjun yang berada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bakung, ini termasuk yang paling unik di Blitar. Area tebingnya membentuk gelombang dan palung-palung kecil akibat percikan air yang sudah ada sejak lama.

Lokasinya berdekatan dengan Monumen Trisula, sehingga bisa dikunjungi sekaligus dalam satu perjalanan.

4. Air Terjun Lawean Kawisari

Telaga blumbanggede Gandusari: Wisata alam tenang di Blitar

Coban Lawean berada di kawasan Perkebunan Kopi Kawisari, Desa Semen, Kecamatan Gandusari. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 50 meter dan memiliki tiga sumber mata air dari Gunung Kawi.

Karena letaknya yang tersembunyi, air terjun ini masih jarang dikunjungi sehingga suasananya sangat tenang.

5. Air Terjun Jurug Bening

Pesona telaga hijau dan jejak majapahit di rambut monte Blitar

Jurug Bening berlokasi di Dusun Sumberdadi, Desa Purworejo, Kecamatan Wates. Untuk mencapai lokasinya, pengunjung harus melewati area persawahan dan menuruni jalan setapak yang cukup terjal.

Keunikan air terjun ini terletak pada beberapa tingkatan aliran air dan kolam jernih di ujungnya yang memberi nama “bening”.

6. Air Terjun Bidadari

Gua jedog Blitar: Wisata gua tersembunyi di perbukitan kapur Kademangan

Air terjun yang dahulu dikenal sebagai Jurug Kedung Golek ini berada di Desa Panggungrejo, Kecamatan Panggungrejo.

Tinggi air terjunnya sekitar 25 meter dengan debit air yang cukup deras saat musim hujan. Nama “bidadari” diberikan karena air terjunnya kerap memancarkan warna pelangi saat terkena sinar matahari di siang dan sore hari.

7. Air Terjun Umbul Waru

Wisata goa di Blitar: Destinasi bawah tanah yang tersembunyi

Berbeda dari air terjun pada umumnya, Umbul Waru di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bakung, memiliki keunikan karena bermuara langsung ke laut lepas.

Kombinasi air terjun dan suasana pantai menjadikan tempat ini sangat istimewa. Akses menuju lokasinya membutuhkan persiapan ekstra karena medannya cukup menantang.

Tujuh air terjun di atas membuktikan bahwa Blitar memiliki kekayaan alam yang tidak kalah dari daerah lain di Jawa Timur.

Arung jeram sungai lekso Blitar: Petualangan seru yang wajib dicoba

Bagi Anda yang mencari pengalaman wisata berbeda dan ingin menjauh dari hiruk-pikuk kota, deretan air terjun tersembunyi ini bisa menjadi pilihan sempurna.

×