Artikel | • editor Ade Lazuardi • Februari 11, 2026 • Berziarah ke Makam Soekarno di Blitar, ada hal menarik apa saja? Makam Bung Karno (MBK) di Blitar bukan sekadar titik akhir perjalanan fana seorang tokoh besar;...
Artikel | • editor Adminblt • Februari 11, 2026 • Mengenal kereta api di Indonesia, mulai tiket hingga kelas-kelasnya Pernahkah Anda membayangkan menempuh perjalanan belasan jam melintasi Jawa, namun tetap turun dari gerbong dengan...
Artikel | • editor Annisa Wida Rismayanti • Februari 11, 2026 • Hal menarik dari resident evil 9 requiem: Raccoon City memanggil kembali Tiga puluh tahun setelah bencana biologis yang mengguncang dunia, mimpi buruk itu ternyata belum benar-benar...
Artikel | • editor Adminblt • Februari 11, 2026 • 5 hal tak terduga tentang Sungai Brantas: Urat nadi Jawa Timur yang membentuk peradaban Sungai Brantas bukan sekadar aliran air terpanjang di Jawa Timur; ia adalah urat nadi sejarah...
Artikel | Feature | • editor Dila Adinda Putri • Februari 11, 2026 • Misteri candi palah: 5 fakta tersembunyi dari situs terluas di Jawa Timur Angin sejuk berembus pelan dari lereng barat daya Gunung Kelud, membawa aroma tanah basah yang...
Artikel | • editor Vava Cornealista • Februari 11, 2026 • BLACKPINK ‘deadline’: menuju era baru Kembalinya Ikon Global Setelah masa hiatus grup yang cukup panjang selama 3 tahun 5 bulan...
Artikel | • editor Vava Cornealista • Februari 11, 2026 • Jejak sunyi di balik SMP kompleks yang menjadi salah satu bekas markas PETA di Blitar Kota Blitar selama ini dikenal sebagai “Kota Proklamator,” tempat Bung Karno, beristirahat. Namun, jika kita...
Artikel | • editor Vava Cornealista • Februari 11, 2026 • Blitar: lebih dari sekadar sejarah, Ini 5 bukti geliat literasinya yang luar biasa Blitar mungkin terasa seperti kota kecil yang tenang. Namun, di balik suasananya yang santai, kota...
Artikel | • editor Annisa Wida Rismayanti • Februari 11, 2026 • Lonjakan drastis 2,17 juta wisatawan di Kabupaten Blitar Selama puluhan tahun, Kabupaten Blitar mendekam dalam persepsi kolektif sebagai destinasi ziarah sejarah yang statis....