Artikel Feature
Beranda » Pecut Samandiman: Legenda mistis yang menjaga Kota Blitar

Pecut Samandiman: Legenda mistis yang menjaga Kota Blitar

Pecut Samandiman di selatan Alun-alun Blitar.
Pecut Samandiman di selatan Alun-alun Blitar. (Foto: Bicarablitar.com)

Blitar – Halo Dulur! Di jantung Kota Blitar, berdiri megah sebuah taman yang menyimpan kisah mistis penuh keajaiban. Taman Pecut, demikian namanya, menjadi saksi bisu dari kekuatan legenda dan sejarah yang begitu kental.

Patung tangan kokoh menggenggam pecut, dikelilingi gemericik air mancur, menjadi ikon yang tak terpisahkan dari kota ini.

Pecut yang digambarkan dalam patung tersebut bukanlah sembarang pecut. Ia adalah perwujudan dari Pecut Samandiman, pusaka sakti milik Bupati Blitar ketiga, KPH Sosrohadinegoro.

Pengangguran terbuka 2025 di Kab. Blitar tembus 4,49 Persen, lulusan SMA/SMK paling dominan, Pemkab kejar solusi lewat job fair

Konon, pecut ini memiliki kekuatan magis yang luar biasa, mampu membelah aliran lahar Gunung Kelud dan melindungi Kota Blitar dari bencana.

Kisah Pecut Samandiman bermula dari sosok KPH Sosrohadinegoro, seorang pemimpin yang dihormati dan diyakini memiliki kekuatan supranatural. Melalui laku tirakat yang berat, ia mendapatkan pusaka sakti ini.

Konon dengan sekali lecutan, Pecut Samandiman dengan suaranya yang menggelegar mampu membelah aliran lahar menjadi dua, dan menyelamatkan ribuan nyawa.

37 siswa di Blitar ini dinilai melanggar lalu lintas oleh polisi saat patroli hunting

Meskipun fisik Pecut Samandiman tak lagi ditemukan, namun semangat dan kekuatannya terus hidup dalam ingatan masyarakat Blitar. Patung di Taman Pecut menjadi simbol keberanian dan keteguhan dalam menghadapi segala tantangan.

Legenda Pecut Samandiman tidak hanya menjadi bagian dari sejarah Blitar, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk menghargai warisan budaya leluhur.

Taman Pecut bukan hanya sekadar tempat rekreasi, tetapi juga menjadi destinasi wisata sejarah dan budaya. Di sini, pengunjung dapat merasakan aura mistis yang menyelimuti kota.

Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar perkuat upaya pencegahan bullying di sekolah dasar

Selain itu, Museum Noegroho yang terletak tak jauh dari Taman Pecut menyimpan berbagai koleksi benda-benda kuno yang bernilai sejarah tinggi.

Kisah Pecut Samandiman mengajarkan kita tentang pentingnya melestarikan warisan budaya. Meskipun zaman terus berubah, nilai-nilai luhur yang terkandung dalam legenda ini tetap relevan hingga kini.

Pecut Samandiman adalah bukti bahwa kekuatan spiritual dan sejarah dapat menyatu dalam sebuah simbol yang abadi. (Blt)

PMII Blitar bersama Komdigi gelar Webinar “Etika di Dunia Digital”, Kupas Literasi Digital untuk Masyarakat

Berita Terkait

×