![]() |
(Foto: oleh M. Najib Zam zami) |
Bicara Blitar--Halo Dulur! Di tengah keramaian Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, tersembunyi sebuah warung sederhana yang menjadi favorit mahasiswa dan para pecinta kuliner lokal.
Warung Pecel Mbok Jilah, begitu orang-orang menyebutnya, telah menjadi fenomena dengan sajian pecel jumbo yang menggugah selera namun tetap ramah di kantong.
Berlokasi di Jalan Banjarsari, Kanigoro, Kabupaten Blitar, warung ini memang tidak berada di pinggir jalan utama. Meski demikian, warung ini tak pernah sepi dari pengunjung.
Dengan konsep sederhana, warung yang berada di depan rumah ini memiliki ciri khas cat berwarna biru. Ukurannya relatif kecil, hanya mampu menampung 5-10 pengunjung, namun justru memberikan sensasi makan di rumah sendiri.
Keistimewaan Pecel Mbok Jilah terletak pada porsinya yang jumbo dan harganya yang sangat terjangkau. Hanya dengan Rp7.500, pengunjung bisa menikmati sepiring besar pecel dengan lauk yang cukup lengkap khas Blitar.
Pecel jumbo Mbok Jilah terdiri dari nasi putih hangat, aneka sayuran rebus seperti kangkung, bayam, kacang panjang, dan tauge, yang disiram sambal pecel kacang yang kental dan gurih. Sebagai pelengkap, tersedia tempe goreng, tahu goreng, dan rempeyek yang renyah dalam jumlah yang cukup banyak.
Baca juga: Pecel Pawon Mbok Marti: Kuliner Tradisional Blitar dengan Kisah Inspiratif di Balik Dapurnya
Keberadaan Warung Pecel Mbok Jilah tidak hanya membawa berkah bagi para penikmat kuliner, tetapi juga bagi warga sekitar. Dalam melayani pelanggan, Mbok Jilah dibantu oleh anaknya. Biasanya, Mbok Jilah bertugas menyiapkan pecel, sedangkan anaknya melayani pembeli minuman.
Di tengah maraknya franchise makanan modern, Warung Pecel Mbok Jilah membuktikan bahwa kuliner tradisional masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Dengan cita rasa autentik, porsi jumbo, dan harga yang terjangkau, tak heran jika warung ini terus ramai setiap hari.
Bagi Anda yang ingin mencicipi pecel jumbo khas Mbok Jilah, warung ini buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga persediaan habis. Biasanya, pecel Mbok Jilah sudah ludes sebelum pukul 12.00 siang. Jadi, jika ingin menikmati kelezatannya, pastikan datang pagi hari!
Naskah oleh: M. Najib Zam zami